Masyarakat umum mungkin tidak mengetahui perbedaan atara teknik mesin dan teknik otomotif, bahkan ada yang menganggap bahwa keduanya adalah hal yang sama. Kurangnya wawasan mungkin sebagai salah satu penyebab ketidaktahuan tersebut. Padahal secara ilmu yang dipelajari antara teknik mesin dan teknik otomotif sudah berbeda. Ok, disini kita akan membahas perbedaan antara keduanya.
1. Definisi
Teknik mesin dengan teknik otomotif memiliki definisi yang berbeda. Definisi teknik mesin adalah cabang teknik yang melibatkan perancangan, konstruksi dan pengoperasian mesin. Sedangkan teknik otomotif, secara spesifik berurusan dengan rancangan dan konstruksi mobil. Teknik otomotif merupakan cabang dari teknik kendaraan.
2. Ilmu Yang Dipelajari
Secara ilmu yang dipelajari antara teknik mesin dan teknik otomotif memiliki perbedaan. Jika memilih teknik mesin maka kamu akan mempelajari interaksi fisik pada hubungan material dan karakteristiknya. Mata kuliah inti teknik mesin adalah : statika, padatan, termodinamika, kinematika, ilmu material, fisika dan analisis struktural. Teknik mesin memberikan yang sangat rinci tentang perkuliahan dan penerapan dasar di bidang teknik. Inilah yang membuat teknik mesin masih banyak peminatnya dari semua perguruan tinggi yang memiliki falkutas teknik.
Sedangkan teknik otomotif mengajarkan konsep perancangan dan desain khusus bidang otomotif. Ketika mengambil studi otomotif maka topik pembahasannya adalah powertrain dan desain sasis, komponen elektronik, aerodinamis dan komponen keselamatan. Jarang perguruan tinggi memiliki teknik otomotif untuk jenjang S1, kebanyakan justru memiliki jenjang S2.
3. Prospek Kerja
Bicara prospek kerja, teknik mesin lebih luas daripada otomotif. Secara umum, prospek teknik mesin terbagi dua yaitu : manufacturing serta energi dan utilitas. Manufacturing masuk pada bidang transportasi, kereta api, energi dan telekomunikasi. Untuk energi dan utilitas masuk bidang pengeboran, konstruksi, peralatan penyelaman, transportasi energi, pengencer bensin atau kilang.
Sedangkan prospek teknik otomotif terkesan terlalu menjurus sehingga tidak seluas teknik mesin. Penerapan ilmu teknik otomotif lebih kepada bidang teknisi otomotif, perancangan safety, penelitian gas emisi, perancangan NVH ( Noise, Vibration and Harshness), performance engineer, pengendali dinamika kendaraan, perancang dan Operations Research.
Kira-kira itulah perbedaan mendasar tentang teknik mesin dengan teknik otomotif.
Jadi untuk kalian yang ingin melanjutkan studi dibidang teknik, khususnya teknik mesin dan teknik otomotif pertimbangkan baik-baik jurusan teknik yang akan kalian pilih sehingga tidak salah jurusan. Semoga dengan ini masyarakat paham bahwa teknik mesin tidak sama dengan teknik otomotif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar