Minggu, 01 September 2019
Pilih Mana, Pendidikan Teknik Atau Teknik Murni ?
Perguruan tinggi di Indonesia banyak menawarkan program studi untuk calon mahasiswanya. Program studi tersebut tersebar di berbagai fakultas yang ada, salah satunya Fakultas Teknik. Fakultas Teknik adalah fakultas yang menyediakan program studi yang mempelajari implementasi teknologi baru dalam sektor teknik. Namun perlu diketahui bahwa selain ada prodi teknik murni sebagian perguruan tinggi juga menyediakan prodi pendidikan teknik. Lalu apa bedanya, mari kita bahas.
1. Perbedaan
Prodi pendidikan teknik lebih menjurus ke ranah keguruan. Siswa yang lulus dari Jurusan Pendidikan Teknik Mesin ini dapat menjadi guru di sekolah menengah kejuruan (SMK). Maka dari itu, sebagian besar materi di perkuliahan yang diajukan pun tentang bagaimana menjadi seorang guru yang baik dan profesional. Materi yang mendukung untuk mendukung pembentukan guru ini membahas mata kuliah Ilmu Pendidikan, Telaah Kurikulum, Profesi Kependidikan, Perencanaan Pembelajaran, dan lain sebagainya.
Berbeda dengan Jurusan teknik murni, kita ambil contoh teknik mesin, teknik meain membahas tentang teknik aplikasi untuk analisis fisika untuk desain, desain, manufaktur dan pemeliharaan sistem mekanik seperti, starter, manajemen energi, dan lain sebagainya. Ilmu pengetahuan membutuhkan pemahaman tentang konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematika, materi teknik, termodinamika dan energi. Pakar dari teknik mesin biasa disebut sebagai insinyur (teknik mesin), yang memanfaatkan pemahaman atas ilmu tekniknya kemudian diimplementasikan pada kendaraan, pabrik atau industri, peralatan, pesawat, mesin dalam industri dan lain sebagainya.
2. Gelar
Untuk gelar yang didapat setelah menyelesaikan studi antara pendidikan teknik dan teknik murni berbeda. Untuk gelar yang didapat oleh mahasiswa prodi pendidikan teknik adalah Sarjana Pendidikan (S.Pd). Sedangkan mahasiswa prodi teknik murni akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T).
3. Prospek Karir
Para calon mahasiswa tentunya memikirkan prospek pekerjaan yang nantinya dapat diambil ketika lulus dari jurusan yang dipilihnya ataupun ingin melanjutkan ke strata yang lebih tinggi lagi. Mahasiswa yang telah lulus dari Jurusan Pendidikan Teknik tentunya lebih ditekankan untuk menjadi seorang guru atau pengajar di sekolah, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun realitanya, tidak menutup kemungkinan mahasiswa lulusan dari Jurusan Pendidikan Teknik Mesin ini untuk bekerja di perusahaan atau dunia industri. Mahasiswa yang telah lulus memiliki kesempatan dan peluang besar untuk memperoleh pekerjaan di perusahaan atau industri.
Berbeda dengan Jurusan Teknik Murni, Jurusan Teknik Murni memiliki peluang kerja di perusahaan atau dunia industri yang lebih besar. Seorang lulusan Teknik Murni, katakan saja Teknik Mesin yang dapat menempati posisi pekerjaan di berbagai bidang seperti bidang perawatan mesin, bidang industri alat berat, penguji spesimen produksi, bidang pemerintahan, akademis, dan lembaga penelitian, bidang lainnya, seperti perusahaan yang bergerak dibidang produksi listrik, seperti pembangkit listrik dengan memanfaatkan air, uap, dan gas serta perusahaan migas, seperti Pertamina juga selalu membutuhkan lulusan Teknik Mesin. Lulusan Teknik Mesin dapat berprofesi konsultan untuk perusahaan manufaktur, dan lain-lain.
Nah, sekarang sudah tau kamu mau ambil jurusan apa ? Banyak kok perguruan tinggi yang membuka prodi teknik murni, namun untuk prodi pendidikan teknik tidak semua perguruan tinggi memilikinya. Prodi pendidikan teknik biasanya diselenggarakan di P
perguruan tinggi eks IKIP contohnya Universitas Negeri Yogyakarta. Salah satu kampus negeri di Jogja tersebut memang terkenal dengan kampus kependidikannya, jadi jika anda sudah berminat untuk prodi pendidikan teknik tidak salah jika memilih Universitas Negeri Yogyakarta .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar